Untuk seseorang yang belum ku ketahui
Siang ini tempatku sedang mendung. Mungkin tinggal menunggu hitungan menit bagi hujan untuk sampai di sini.
Saat kamu memiliki waktu luang sepertiku saat ini, kira-kira apa yang akan kamu lakukan?
Ngomong-ngomong, bagaimana denganmu? Apakah pekerjaan membuatmu lelah? Jika ya, berhentilah sejenak sebelum melanjutkan.
Sekarang aku memang belum bisa menepuk pundakmu atau mengirimkan selalu pesan singkat untuk menghiburmu, namun yakinlah suatu hari jarak ini bisa saja terhapus.
Jika waktumu sedang luang, coba bayangkan pertemuan kita kelak. Bagiku, membayangkannya saja sudah bisa membuat hatiku berdegup kencang.
Sesekali aku seperti melihatmu dalam diri orang yang kutemui di jalan. Ada kalanya aku ingin bertanya pada mereka: kamukah itu? Tapi nyaliku tak cukup besar untuk melakukannya.
Selagi kita belum bertemu, berbahagialah dengan cara kita sendiri-sendiri.
Aku bertanya-tanya mengapa kisah kita tak semudah kisah di layar kaca. Mengapa kita tak dibuat mudah saja bertemu di sebuah tempat dengan tidak sengaja? Atau barangkali, bertemu saat kita sama-sama menunggu kereta sepulang kerja?
Menurutku tidak ada yang kebetulan, selalu ada alasan kenapa sesuatu dipertemukan.
Apapun itu, ambil lah sesuatu yang baik dariku. Kemudian berilah apapun yang terbaik darimu, untukku..
Komentar
Posting Komentar